Artidjo Alkotsar: Koruptor Cengengesan di TV Saya Incar

Mantan Hakim Agung Artidjo Alkotsar membeberkan ketidaksukaanya terhadap koruptor. Dia menuturkan semua pejabat yang tersangkut kasus korupsi tapi masih bisa tertawa dia kejar dan diberi vonis yang berat.
Hal itu disampaikan Artidjo saat mengikut buka puasa dan ngobrol bareng Bang Artidjo yang digelar oleh Kantor Pengacara AIL Amir & Associates Law Firm dan Ari Yusuf Singajuru & Partners di  Lobby Lounge Bimasena The Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2018).
“Kasus penyelundup narkotika masuk ke meja saya, mesti hukuman mati. Begitu juga koruptor kalau cengengesan di tv itu saya incar dia,” kata Artidjo menceritakan pengalamannya saat menjabat Hakim Agung.
Artidjo mengaku prihatin dengan keadaan seperti itu. Dia menganggap tingkah koruptor tersebut merupakan tanda mereka menghina rakyat Indonesia.
“Sudah mencuri uang negara cengengesan lagi. Seharusnya dia kan prihatin, minta maaf. Kalau di luar negeri orang didakwa korupsi kan bunuh diri, di kita tidak,” lanjut Artidjo.
Dalam acara tersebut, Artidjo medapatkan apresiasi dari para tamu undangan yang mengenal dirinya. Salah satu testimoni datang dari Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengky Haryadi.
“Saya mengapresiasi dan kaget atas kinerja Pak Artidjo dalam kasus mark up bongkar muat beberapa pelabuhan di Indonesia yang sempat dibebaskan oleh hakim lain namun diputus bersalah oleh Pak Artidjo,” ungkap Hengki
Tokoh peradilan
Testimoni juga datang dari Kapolri Jenderal Polisi H. Muhammad Tito Karnavian yang menyebutkan semua kinerja yang dilakukan oleh Artidjo selama masih menjabat sebagai Hakim Agung sudah sangat baik.
“Saya tidak menampik kalau Pak Artidjo tadi dipanggil sosok yang fenomenal. Jadi kalau di Kepolisian itu ada Pak Hoegeng, di Kejaksan ada Pak Baharudin Lopa, maka di dunia peradilan saya kira sosoknya adalah Pak Artidjo Alkostar,” kata Kapolri.
Dalam acara yang dipandu oleh Aviani Malik ini, hadir sejumlah tokoh. Selain Kapolri, tampak juga Menteri perhubungan Budi Karya Sumadi, Ketua LPS Halim Alamsyah, dan Wakil Ketua MA Muhammad Syarifuddin.
Selain itu, ada aktivis senior Bursah Zarnubi, artis senior Anwar Fuadi, para praktisi hukum dan sejumlah direksi BUMN seperti Direksi Bank Mandiri, Direksi Bank BTN, Pertamina, dan Telkomsel.

No comments:

Post a Comment