Menteri ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri mengatakan tak ada percepatan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). Hanif merespons pernyataan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang meminta pemberian THR dipercepat jadi 7 hari sebelum Lebaran.
Hani menegaskan pemberian THR 7 hari sebelum hari raya keagamaan sudah diatur lewat Peraturan Menaker. Aturan itu adalah Peraturan Menaker nomor 6 tahun 2016 yang menegaskan THR paling lambat diberikan 7 hari sebelum hari raya keagamaan.
"Nggak ada dipercepat. Yang ada THR harus dicairkan seminggu sebelum Lebaran. Itu bukan Menhub minta, tapi itu permenku dari dulu tuh," ujar Hanif di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (19/4/2018)."Kan aku punya permen. Permennya mengatur pembayaran THR itu dibayarkan seminggu sebelum lebaran," sambung Hanif.
Sebagai informasi, Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 mengatur menjelaskan waktu pencairan THR. Pasal 5 ayat 4 Permen tersebut menegaskan pengusaha wajib membayar THR paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan.
(hns/hns)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Merdeka.com - Teka-teki penyebab seorang perempuan tewas usai melahirkan di sebuah masjid di Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, pada Se...
-
BURUH yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Aneka Sektor Indonesia (FSPASI) menggelar unjuk rasa di kawasan bundaran Patung Kud...
-
Magelang - Terungkapnya kasus dukun pijat bayi yang menerima jasa aborsi dengan tersangka Yamini (70) cukup mengejutkan banyak pihak....
No comments:
Post a Comment